asam lambung tagged posts

Muntah Busa: Apa Penyebab dan Bagaimana Cara Mengatasinya?

Muntah busa sebenarnya bukan suatu penyakit

Muntah adalah suatu kondisi yang menandakan adanya masalah kesehatan dan gejala yang cukup umum terjadi. Kondisi ini ditandai dengan isi lambung yang dipaksa untuk keluar melalui mulut. Meskipun bukan masalah kesehatan yang langka, namun dalam kasus tertentu, seseorang dapat mengalami muntah busa putih atau warna tertentu. Jika Anda pernah mengalami kondisi seperti ini, biasanya hal tersebut merupakan salah satu gejala adanya gangguan pencernaan.

Lalu, apa penyebab muntah busa dan mengapa kondisi dapat terjadi?

Penyebab muntah busa putih

Penyebab muntah busa putih yang utama adalah masalah pencernaan, seperti maag atau GERD, keracunan makanan, diare, hingga infeksi pada saluran cerna. Di samping itu, muntah busa putih juga dapat disebabkan oleh kehamilan, kelelahan, atau kondisi stres. 

Kebanyakan kasus muntah busa, biasanya orang akan mengalami muntah yang disertai dengan air dan berbusa warna putih atau bening. Kondisi ini terbilang cukup wajar. Jika memang Anda sebelumnya tidak mengonsumsi makanan maupun minuman apapun sebelum muntah, maka muntah busa tadi berasal dari gas lambung. Hal tersebut berlaku sebaliknya, jika Anda telah mengonsumsi makanan atau minuman sebelum muntah, seperti minum susu atau mengonsumsi produk olahan susu, maka busa putih yang muncul disebabkan, karena makanan atau minuman yang telah dikonsumsi.

Bagaimana GERD dapat memicu muntah busa?

GERD (gastroesophageal reflux) atau penyakit asam lambung naik adalah jenis gangguan pencernaan yang terjadi saat asam lambung naik kembali melalui saluran yang menghubungkan mulut dengan perut (esofagus). GERD disebabkan oleh pelemahan katup (sfingter) yang berada dalam saluran kerongkongan pada bagian bawah. Dalam kondisi normal, katup tersebut akan berkontraksi dan menutup saluran kerongkongan secara alami setelah makanan turun ke lambung. Namun, pada penderita GERD, katup tersebut tidak dapat bekerja dengan baik, sehingga asam lambung naik kembali ke kerongkongan. 

Selain GERD, penyakit gastritis juga ternyata dapat memicu muntah busa. Kondisi ini terjadi saat munculnya peradangan dan iritasi yang disebabkan oleh pengikisan lapisan dinding lambung, karena kelebihan asam lambung, kebiasaan mengonsumsi alkohol secara berlebihan, dan efek samping dari konsumsi obat nyeri jangka panjang. 

Apakah muntah busa akibat GERD dapat dicegah?

Muntah busa akibat GERD sebenarnya dapat dicegah dengan memerhatikan pola makan sehat. Selain itu, Anda juga dapat melakukan hal yang direkomendasikan seperti di bawah ini:

  • Hindari berbaring langsung selepas makan

Selepas menghabiskan makanan, mungkin Anda akan merasa mengantuk dan memiliki keinginan untuk berbaring. Sayangnya, hal ini tidak dapat dibenarkan. Berbaring atau bahkan tidur setelah makan berisiko memicu asam lambung kembali naik ke kerongkongan. 

Jika Anda ingin berbaring, maka lakukanlah dengan jeda waktu 2-3 jam setelah makan. Dengan begitu, sistem pencernaan dapat mengolah makanan yang baru saja dikonsumsi secara optimal.

  • Hentikan kebiasaan merokok

Memang, kebiasaan merokok tidak berhubungan langsung dengan penyebab muntah busa. Namun, tanpa Anda sadari, kebiasaan merokok dapat menyebabkan asam lambung kambuh dan kembali naik ke kerongkongan. Jika dibiarkan, nikotin yang ada dalam rokok dapat mengganggu fungsi otot sfingter esofagus bawah, sehingga memperbesar risiko GERD kambuh.

  • Hindari konsumsi air terlalu banyak ketika makan

Tanpa Anda sadari, minum terlalu banyak air di saat yang bersamaan ketika sedang menyantap hidangan dapat mencairkan asam lambung. Kondisi ini akan mengganggu proses pencernaan makanan yang baru saja dikonsumsi.  

Read More