Category Penyakit

Ini Kegunaan Metode RICE untuk Kaki Terkilir

metode rice untuk kaki terkilir

Jika Anda pernah mengalami cedera pergelangan kaki atau terkilir, kemungkinan dokter Anda akan merekomendasikan RICE atau rest (istirahat), ice (es), compression (penekanan) dan elevation (peninggian). Metode RICE merupakan teknik perawatan diri yang mudah yang membantu mengurangi bengkak, meringankan rasa sakit dan mempercepat masa penyembuhan.

Anda bisa menangani cedera ringan dengan metode RICE dirumah. Anda dapat mencoba teknik ini saat mengalami kesakitan pada lutut, pergelangan kaki/tangan setelah berolahraga.

Berikut merupakan langkah-langkah metode RICE:

Tahap 1: (RICE) Istirahat

Rasa sakit ialah pertanda ada yang tidak beres dengan tubuh. Segera setelah Anda merasakannya, istirahatlah dengan baik selama dua hari pertama. Jangan coba mengikuti istilah “no pain, no gain”. Karena hal itu akan memperburuk cedera dan menghambat masa penyembuhan. Dokter menyebutkan Anda harus menghindari meletakan beban pada area yang cedera dalam waktu 24 sampai 48 jam. Istirahat juga dapat membantu mencegah memar yang berkepanjangan.

Tahap 2: Ice (Es)

Es dapat membantu mengurangi rasa sakit dan pembengkakan. Letakan kantung es yang dibungkus oleh handuk tipis (untuk menghindari frostbite atau pembekuan jaringan tubuh) selama 10 menit, lalu angkat dan diamkan selama 10 menit juga. Ulangi langkah tersebut sesering mungkin selama 24 sampai 48 jam pertama setelah cedera. Jika tidak ada kantung es, gunakan jagung dibekukan karena fungsinya sama dengan kantung es.

Langkah 3: Compression (Penekanan)

Bungkus atau lilitkan perban yang elastis (seperti perban ACE) untuk mencegah pembengkakan. Buatlah lilitan yang tidak terlalu kencang karena dapat mengganggu aliran darah. Jika terlalu kencang kulit juga akan menjadi mati rasa, geli atau gatal, menjadi kebiruan atau terasa dingin.

Langkah 4: Elevation (Peninggian)

Hal ini berarti menaikkan bagian tubuh yang sakit lebih tinggi dari jantung Anda. Tujuannya untuk mengurangi rasa sakit, perdarahan  dalam yang akan menimbulkan memar. Centers for Disease Control and Prevention (CDC) menyarankan untuk menaikkan area yang cedera sebisa mungkin, bahkan jika Anda sedang tidak mengompresnya dengan es.

Penanganan dengan metode RICE

Dokter dapat merekomendasikan menggunakan obat-obat nonsteroidal anti-inflamasi (seperti ibuprofen atau naproxen) bersamaan dengan perawatan RICE. Beberapa jenis obat tersebut tersedia di apotek. Bicarakan tentang riwayat pengobatan Anda kepada dokter Anda sebelum mengonsumsi obat-obatan tersebut.

Jangan pijat sendiri bagian yang terkilir, lakukan metode RICE untuk pertolongan pertama pada bagian tubuh yang terkilir. Memijiat akan berbahaya karena bisa memperburuk keadaan akibat penekanan (pijat) pada bagian yang sakit. Menurut dr. Sophia Hage Sp.KO, pijatan akan meningkatkan tekanan pada pembuluh darah dan menyebabkan pendarahan didaerah cedera makin menjadi-jadi. Pendarahan yang meningkat ini justru membuat daerah yang terkilir semakin bengkak dan nyeri.

Read More

Begini jadinya bila mulas dan GERD tak segera ditangani!

mulas gerd tidak ditangani

Asam lambung memang kondisi sakit yang dianggap wajar namun jika tidak segera diobati, mulas dan GERD dapat berkembang menjadi penyakit yang serius. Berikut adalah akibat dari mulas dan GERD yang tidak ditangani:

Merusak kerongkongan

Asam lambung yang tidak segera diobati dapat menyebabkan luka pada kerongkongan. Dan berikut adalah luka pada kerongkongan mulai dari yang ringan hingga yang serius:

  1. Esophagitis

Keadaan dimana asam lambung membuat iritasi pada kerongkongan dan mengakibatkan bengkak di dalam salurannya.

  • Tukak

GERD adalah salah satu faktor utama penyebab tukak dan gejala ini ditandai dengan kesulitan menelan, nyeri dada dan hidung berlendir

  • Penyempitan esofagus

Akibat kerusakan yang parah, esofagus lambat laun akan menyempit dan meradang sehingga menyebabkan seseorang tidak bisa menelan makanan. Kondisi radang yang parah akan memunculkan borok dan luka pada kerongkongan. Fase ini biasanya mengakibatkan berat badan turun drastis dan dehidrasi.

  • Esofagus Barrett

Gejala ini merupakan gejala yang paling parah dengan kemungkinan risiko kanker yang lebih tinggi karena jaringan normal memiliki kelainan akibat asam lambung. Karena tidak ada gejala khusus, esofagus Barrett sering tidak teridentifikasi sejak dini.

Meningkatkan risiko kanker pada kerongkongan

GERD yang tidak diobati dan dibiarkan terus menerus akan meningkatkan jumlah asam lambung yang naik ke kerongkongan dan melukai jaringan yang ada di dalamnya. Lambat laun hal ini akan meningkatkan risiko terkena kanker kerongkongan.

Gigi keropos

Gigi keropos dapat juga disebabkan karena mulas. Asam lambung yang naik sampai ke dalam mulut dapat merusak enamel gigi dan membuat gigi berkarang.

Apa yang dapat Anda lakukan agar GERD tidak menjadi parah

Mulas dan GERD sebenarnya dapat dicegah dengan pola makan sehat dan perubahan gaya hidup

–      Makan dengan porsi kecil dan hindari makan sesaat sebelum tidur

–      Tinggikan posisi kepala saat tidur dengan mengganjal punggung dengan bantal

–      Kurangi makan makanan berlemak, minuman beralkohol serta kafein

–      Berhenti merokok

–      Menjaga berat badan ideal

–      Hindari pakaian yang terlalu ketat

–      Konsultasikan kondisi Anda dengan dokter agar dokter dapat merekomendasikan pengobatan GERD dan mulas yang sesuai dengan kesehatan Anda.

Jangan abaikan masalah pada lambung karena jika tidak segera diobati, asam lambung dapat menjadi penyakit yang lebih serius.

Read More

Tips menyembuhkan memar dengan cara mudah

cara menyembuhkan memar

Mengapa terjadi memar?

Memar muncul ketika cedera membentuk pendarahan pada pembuluh darah didalam kulit. Darah tersebut menggumpal dan mengakibatkan perubahan pada warna kulit yang ada di lapisan paling atas. Pukulan atau hantaman yang lebih kuat akan menyebabkan memar yang lebih besar yang disebut contusions.

Ketika kondisi Anda membaik, kandungan zat besi didalam darah Anda (hemoglobin), terpecah menjadi beberapa senyawa. Proses inilah yang membuat warna memar memudar:

  • Sesaat setalah cedera. Kulit berubah menjadi merah
  • Setelah sehari atau dua hari kulit berubah menjadi agak keunguan atau hitam dan biru
  • Dalam 5 sampai 10 hari, mulai menghijau atau kuning
  • Lalu dalam 10 sampai 14 hari mulai menjadi coklat kekuning-kuningan atau coklat terang
  • Dan akan hilang total dalam waktu sekitar 2 minggu.

Apa yang dapat Anda lakukan untuk mengatasi memar?

Hawa dingin bisa membantu mengurangi bengkak dan mengurangi ukuran memar. Kompres area yang memar dengan es sekitar 15-20 menit, lalu angkat dan diamkan area selama 30 menit, lalu diulang.

Cara menangani memar

Istirahatkan bagian yang cedera dan naikkan posisinya agar berada diatas level jantung Anda jika memungkinkan. Hal ini dilakukan untuk mencegah pembengkakan dan mencegah memar menjadi lebih melebar. Setelah dua hari, gunakan handuk hangat pada area memar. Konsumsi obat-obatan yang tersedia di apotek, salah satunya obat pereda rasa sakit seperti ibuprofen atau acetaminophen, jika diperlukan.

Memar tulang

Tulang Anda juga terdiri dari jaringan, sehingga sangat mungkin mengalami memar pula. Beberapa cedera yang bisa menyebabkan memar salah satunya adalah akibat kecelakaan mobil, atau kondisi kesehatan seperti radang sendi. Tanda-tandanya sama seperti memar pada umumnya, tetapi lebih sakit dan sembuhnya lebih lama. Namun, cara penanganannya sama dengan memar pada umumnya.

Berikut adalah kondisi memar yang harus Anda konsultasikan kepada dokter

  • Memar yang disertai patah tulang
  • Memar tak kunjung sembuh tapi terus bertambah besar
  • Membuat tangan atau kaki Anda bengkak atau terasa kencang
  • Muncul lebih dari beberapa minggu atau muncul kembali tanpa sebab
  • Jika muncul disekitar mata Anda dan membuat Anda sulit melihat
  • Jika memar berasal ketika kepala, perut, yang terbentur.

Kenapa Anda mudah memar?

Umur, jenis kelamin dan genetik bisa berpengaruh. Semakin Anda bertambah tua, kulit Anda semakin tipis dan kehilangan banyak lapisan lemak pada kulit. Berkurangnya “bantalan” yang melindungi pembuluh darah, membuat mereka mudah rusak. Wanita akan lebih mudah memar daripada laki-laki. Dan ada juga kondisi mudah memar yang diakibatkan faktor genetik.

Apakah mungkin jika memar diakibatkan oleh hal lain?

Beberapa kondisi bisa membuat kulit menjadi berbintik-bintik seperti memar. Keadaan seperti ini yang bentuknya besar disebut purpura. Bagian yang merah dan kecil atau titik ungu disebut petechiae. Masalah ini bisa terjadi karena hal-hal berikut;

  • Kelainan pada proses pembekuan darah seperti hemophilia atau penyakit von Willebrand
  • Penyakit liver seperti cirrhosis
  • Thrombocytopenia (ketika jumlah tombrosit Anda dibawah jumlah normal)
  • Kanker, seperti leukemia, penyakit Hodgkin atau beberapa myeloma.
Read More

Jangan Salah, Ini Dia Cara Pengobatan Sembelit Yang Tepat

cara pengobatan sembelit

Sebenarnya, kebanyakan kasus sembelit bukanlah sebuah masalah kesehatan serius yang memerlukan penanganan dan perawatan khusus dari dokter. Akan tetapi, jika terus terjadi berulang-ulang, ada baiknya Anda melakukan konsultasi untuk mengetahui penyebab yang mengakibatkan sembelit atau konstipasi terus berulang Anda alami.

Pemeriksaan untuk Sembelit
Jika sembelit sudah terasa sangat mengganggu, Anda memang akan dianjurkan untuk memeriksakan diri ke dokter. Selama pemeriksaan fisik, dokter akan memeriksa perut Anda apakah ada tanda-tanda sesuatu mengeras serta melakukan pemeriksaan melalui dubur.

Selain itu, dokter juga dapat mengambil sampel darah dan memeriksa usus Anda dengan sigmoidoskopi atau kolonoskopi, tabung fleksibel dengan kamera video yang dimasukkan ke dalam rektum. Anda mungkin juga membutuhkan barium enema, yang bekerja melapisi lapisan usus sehingga dapat dilihat pada X-ray.

Pengobatan untuk Konstipasi
Sebagian besar kasus konstipasi atau sembelit akan lebih mengarah pada respons pengobatan konservatif, seperti pengaturan pola makan, olahraga, atau penggunaan obat pencahar ringan.

Begitu pula dengan dokter yang akan memulai perawatan dengan merekomendasikan Anda untuk lebih banyak mengonsumsi serat pada kombinasi makanan Anda. Obat pencahar yang dijual bebas umumnya aman digunakan, tetapi perhatikanlah sedikit efek samping yang mungkin terjadi. Seperti halnya obat yang dijual umum lainnya, sangat penting untuk membaca instruksi pada label obat dengan hati-hati. Pastikan untuk meminum obat sesuai anjuran pada label, dan tidak melebihi dosis maksimum. Obat pencahar yang berlebihan dapat menyebabkan efek samping yang serius.

Selain mengubah pola makan, dokter juga akan mendorong Anda untuk meluangkan waktu yang cukup untuk melakukan aktivitas fisik seperti olahraga untuk membantu kerja dari organ pencernaan termasuk usus. Anda juga akan dilarang untuk melakukan kebiasaan menahan atau menekan keinginan untuk buang air besar.

Untuk sembelit parah yang terjadi pada remaja atau orang dewasa, dokter biasanya akan merekomendasikan asupan gula yang tidak dapat dicerna yang disebut lactulose atau larutan elektrolit yang diformulasikan secara khusus. Polietilen glikol (MiraLAX) tersedia tanpa resep untuk penggunaan jangka pendek untuk sembelit pada remaja dan orang dewasa. Namun, perhatikan untuk obat-obat seperti linaclotide (Linzess), lubiprostone (Amitiza), dan plecanatide (Trulance) yang merupakan obat resep untuk penggunaan jangka panjang dalam konstipasi kronis pada orang dewasa dan orang tua.

Perlu diingat, pengobatan konstipasi atau sembelit dengan obat pencahar yang dijual bebas umumnya aman, dengan sedikit efek samping yang mungkin ditimbulkan. Namun, seperti halnya dengan obat yang dijual bebas lainnya, jangan sepelekan untuk membaca instruksi pada label obat dengan hati-hati, minum obat sesuai anjuran pada label, dan tidak melebihi dosis maksimum.

Khusus untuk kondisi impaksi tinja (sejenis sembelit yang lebih serius) yang biasa menyerang lansia dan orang cacat, dokter biasanya akan melakukan tindakan untuk melepaskan bahan yang mengeras di rektum dengan memasukkan jari yang bersarung tangan. Kemudian, ia akan memecah tinja yang mengeras secara manual.

Read More

Diare, Apa Penyebabnya?

penyebab diare

Diare memang selalu menyebabkan rasa tidak nyaman, tidak tenang, dan tubuh lemas. Namun, tidak bisa dipungkiri, penyakit yang disebabkan permasalahan pencernaan merupakan penyakit yang sangat umum terjadi. Berdasarkan WebMD, rata-rata orang dewasa dapat mengalami diare hingga empat kali dalam setahun. Berbeda dengan orang dewasa, anak-anak biasanya memiliki risiko mengalami diare sebanyak 7 hingga 15 kali, khususnya pada balita.

Beragam penyebab dari faktor harian seperti makanan, obat-obatan, atau stres dapat menjadi penyebab terjadinya diare. Namun, diare kadang-kadang dapat pula menjadi tanda pada kondisi medis tertentu. Berikut ini adalah beberapa beberapa pemicu umum yang menjadi penyebab diare terjadi dan bagaimana cara untuk bisa mengatasinya.

Bakteri Penyebab Diare
Bakteri merupakan organisme yang hidup berdampingan dengan manusia. Beberapa di antaranya memiliki manfaat bagi tubuh, tetapi ada pula yang memberikan dampak buruk bagi kesehatan manusia. Salah satu di antaranya adalah dampak untuk kesehatan organ pencernaan akibat kesalahan mengonsumsi makanan. Pasalnya, bakteri dapat hidup dan berkembang biak dengan subur dalam daging mentah, telur, kerang, dan susu yang tidak dipasteurisasi.

Untuk mengurangi risiko diare terkait bakteri, Anda perlu memasak daging, unggas, dan telur hingga matang sepenuhnya. Jangan lupa untuk selalu mencuci tangan, peralatan, dan membersihkan tempat Anda memasak. Selain itu, pastikan juga untuk selalu menyimpan makanan di tempat yang dingin dan jangan biarkan makanan berada dalam suhu kamar lebih lama dari waktu yang seharusnya.

Selain itu, jika Anda sering makan di luar rumah, pastikan juga untuk memilih tempat makan yang bersih dan memiliki sertifikat kebersihan dan keamanan dapur yang baik. Dengan begitu, bisa dipastikan makanan yang Anda konsumsi benar-benar bersih.

Virus Penyebab Diare
Beberapa infeksi virus juga dapat menjadi penyebab terjadinya diare dan muntah. Virus penyebab diare dan muntah ini sangat mudah untuk menular. Bahkan, bisa sangat dengan cepat berpindah dari tangan yang tidak sering dibersihkan. Selain itu, minum dari wadah yang sama, makan dari peralatan makan yang sama, dan menggigit makanan yang sama juga dapat berisiko memberikan jalan bagi virus untuk masuk ke perut Anda.

Sama seperti pencegahan diare yang disebabkan bakteri, Anda dapat menghindari virus penyebab diare dengan selalu mencuci tangan, membersihkan dapur, dan membatasi diri dari membagi makanan bersama. Apalagi jika Anda atau seseorang yang Anda kenal sedang mengalami diare, pastikan untuk tidak membagi makanan atau minuman dari wadah yang sama.

Penyebab Diare Saat Traveling
Delhi Belly dan Montezuma’s Revenge adalah dua sebutan untuk pengalaman tidak menyenangkan yang dialami para pelancong. Bergantung pada negara yang dikunjungi, sekitar 30% dan 70% traveler mengalami serangan diare dan muntah akibat kontaminasi dari makanan lokal atau air kotor. Jika Anda bepergian ke negara berkembang, hindari untuk mengonsumsi makanan dari produk mentah dan minum air langsung dari keran. Makanlah hanya makanan yang dimasak yang disiapkan di dapur yang bersih dan minum dari air minum kemasan. Bahkan, pertimbangkan untuk menyikat gigi dengan air keran. Meskipun begitu, Anda tidak perlu terlalu khawatir, sebab diare yang dialami pelancong biasanya hanya berlangsung selama sakitar 12 jam saja.


Diare Kronis
Pada beberapa kasus, diare juga dapat menjadi penyakit yang cukup serius dan tidak hilang dengan sendirinya. Diare kronis memiliki banyak kemungkinan penyebab, mulai dari efek samping obat, alergi, hingga intoleransi terhadap makanan tertentu. Penyakit diare yang persisten dan berulang-ulang juga bisa menjadi tanda adanya kondisi kesehatan yang serius.

Mengatasi Diare
Hal utama yang harus diperhatikan adalah rehidrasi tubuh. Air memang dapat menggantikan cairan tetapi tidak dapat mengatasi hilangnya elektrolit melalui diare. Elektrolit ini merupakan mineral yang dapat membantu tubuh Anda mengelola kadar cairan, aktivitas otot, dan beragam fungsi penting lainnya. Anda dapat mengonsumsi sup dan kaldu dengan natrium, minuman dengan kandungan buah-buahan atau cairan rehidrasi seperti Ceralyte, Oralyte, atau Pedialyte. Namun, perlu diingat bahwa tidak disarankan untuk menggunakan minuman olahraga dalam mengatasi dehidrasi setelah diare.

Selanjutnya, perhatikan pula asupan makanan bergizi dengan memilih makanan yang hambar dan bersih. Ketika Anda sedang diare, makanan yang sangat bisa diandalkan untuk menenangkan perut adalah sup dan kaldu. Ketika Anda merasa tubuh Anda sudah siap, Anda dapat menambahkan daging tanpa lemak, yogurt, buah-buahan, sayuran, dan karbohidrat kompleks seperti nasi, kentang, dan roti.

Pastikan juga untuk selalu menghindari pemicu makanan. Untuk mengakhiri diare, hindari makanan dan minuman yang mengandung kafein dan banyak kandungan gula. Selain itu, pastikan pula untuk menghindari makanan pengganti gula dan makanan yang digoreng atau berlemak. Istirahatkan juga tubuh dari makanan berserat tinggi, makanan pedas, produk susu, dan makanan yang diketahui membuat perut bergas, seperti kacang-kacangan, brokoli, dan kol.

Terakhir, jangan lupa untuk selalu mencuci tangan kapan pun dan di mana pun. Ketika Anda mengalami diare, cucilah tangan lebih sering daripada biasanya, khususnya setelah pergi ke kamar mandi dan sebelum makan. Jangan sampai Anda menularkan penyakit ini pada keluarga dan teman-teman. Jangan lupa pula untuk selalu memerhatikan gejala yang Anda rasakan dan pastikan diri Anda tetap terhidrasi serta mendapatkan asupan gizi cukup sampai diare sembuh. Jika masalah berlanjut lebih dari dua hari, segera dapatkan bantuan medis.

Read More