Apa Saja Tanda-tanda Sindrom Asperger?

sindrom asperger

Orang dengan sindrom Asperger melihat, mendengar, dan merasakan dunia berbeda dengan orang kebanyakan. Sindrom Asperger bukanlah penyakit, sehingga tidak bisa “disembuhkan”. Orang dengan sindrom ini hidup dengan kondisi tersebut sepanjang hayatnya.

Meski tergolong autism spectrum disorder (ASD), asperger memiliki tingkat kecerdasan normal, bahkan kerap di atas rata-rata. Karena itu, banyak orang tua terlambat atau malah tidak menyadari anaknya mengalami gangguan tumbuh kembang tersebut. Berikut gejala asperger, yang bisa dikenali sejak anak berusia sekitar dua tahun.

1. Memiliki ketertarikan mendalam terhadap suatu hal

Anak dengan asperger memiliki minat yang terbatas. Saat anak-anak sebayanya mencoba sebanyak mungkin hal baru, mereka hanya tertarik pada satu topik. Sesuai tingkat usianya, mereka akan mengumpulkan semua hal dan informasi soal topik favoritnya itu. Entah itu sepak bola, truk, ikan hiu, dan lainnya.

2. Tidak suka perubahan

Anak dengan asperger terpaku pada rutinitas hariannya. Sekalinya menghadapi perubahan, misalnya, harus pergi saat jam tidur siang, mereka akan kebingungan atau meluapkan emosinya. Kondisi ini juga berlaku pada makanan. Saat anak itu sudah doyan pada satu jenis masakan untuk sarapan, dia bisa menolak mentah-mentah menu sarapan lain.

3. Sulit berkomunikasi

Meski memiliki kemampuan berbahasa yang baik, anak dengan asperger kesulitan berkomunikasi. Mereka butuh waktu ekstra untuk mencerna omongan orang. Mereka juga kesulitan memahami ekspresi wajah, nada bicara, guyonan, dan konsep abstrak. Saat anak masih kecil, kesulitan berkomunikasi ini bisa dikenali lewat ketiadaan kontak mata saat berbicara serta memiliki masalah dengan intonasi suara. Mereka juga memiliki untuk menyendiri di keramaian.

4. Terhambatnya perkembangan motorik

Anak penyandang sindrom asperger biasanya menghindari olahraga. Bukannya tidak suka. Tapi mereka memiliki keterlambatan perkembangan motorik. Ditambah kesulitan dalam keterampilan sosial, anak dengan asperger akan kesulitan saat melakukan olahraga kelompok, seperti sepakbola dan bola voli. Efek lain adalah kesulitan menulis dengan rapi.

5. Hipersensitif

Kebanyakan anak dengan asperger memiliki sistem sensorik yang sangat sensitif. Dampaknya, mereka mudah terganggu berbagai hal yang bagi teman-temannya merupakan hal yang biasa, seperti cahaya lampu, suara musik keras, atau pun makanan yang sedikit pedas.

Read More

Ini Kegunaan Metode RICE untuk Kaki Terkilir

metode rice untuk kaki terkilir

Jika Anda pernah mengalami cedera pergelangan kaki atau terkilir, kemungkinan dokter Anda akan merekomendasikan RICE atau rest (istirahat), ice (es), compression (penekanan) dan elevation (peninggian). Metode RICE merupakan teknik perawatan diri yang mudah yang membantu mengurangi bengkak, meringankan rasa sakit dan mempercepat masa penyembuhan.

Anda bisa menangani cedera ringan dengan metode RICE dirumah. Anda dapat mencoba teknik ini saat mengalami kesakitan pada lutut, pergelangan kaki/tangan setelah berolahraga.

Berikut merupakan langkah-langkah metode RICE:

Tahap 1: (RICE) Istirahat

Rasa sakit ialah pertanda ada yang tidak beres dengan tubuh. Segera setelah Anda merasakannya, istirahatlah dengan baik selama dua hari pertama. Jangan coba mengikuti istilah “no pain, no gain”. Karena hal itu akan memperburuk cedera dan menghambat masa penyembuhan. Dokter menyebutkan Anda harus menghindari meletakan beban pada area yang cedera dalam waktu 24 sampai 48 jam. Istirahat juga dapat membantu mencegah memar yang berkepanjangan.

Tahap 2: Ice (Es)

Es dapat membantu mengurangi rasa sakit dan pembengkakan. Letakan kantung es yang dibungkus oleh handuk tipis (untuk menghindari frostbite atau pembekuan jaringan tubuh) selama 10 menit, lalu angkat dan diamkan selama 10 menit juga. Ulangi langkah tersebut sesering mungkin selama 24 sampai 48 jam pertama setelah cedera. Jika tidak ada kantung es, gunakan jagung dibekukan karena fungsinya sama dengan kantung es.

Langkah 3: Compression (Penekanan)

Bungkus atau lilitkan perban yang elastis (seperti perban ACE) untuk mencegah pembengkakan. Buatlah lilitan yang tidak terlalu kencang karena dapat mengganggu aliran darah. Jika terlalu kencang kulit juga akan menjadi mati rasa, geli atau gatal, menjadi kebiruan atau terasa dingin.

Langkah 4: Elevation (Peninggian)

Hal ini berarti menaikkan bagian tubuh yang sakit lebih tinggi dari jantung Anda. Tujuannya untuk mengurangi rasa sakit, perdarahan  dalam yang akan menimbulkan memar. Centers for Disease Control and Prevention (CDC) menyarankan untuk menaikkan area yang cedera sebisa mungkin, bahkan jika Anda sedang tidak mengompresnya dengan es.

Penanganan dengan metode RICE

Dokter dapat merekomendasikan menggunakan obat-obat nonsteroidal anti-inflamasi (seperti ibuprofen atau naproxen) bersamaan dengan perawatan RICE. Beberapa jenis obat tersebut tersedia di apotek. Bicarakan tentang riwayat pengobatan Anda kepada dokter Anda sebelum mengonsumsi obat-obatan tersebut.

Jangan pijat sendiri bagian yang terkilir, lakukan metode RICE untuk pertolongan pertama pada bagian tubuh yang terkilir. Memijiat akan berbahaya karena bisa memperburuk keadaan akibat penekanan (pijat) pada bagian yang sakit. Menurut dr. Sophia Hage Sp.KO, pijatan akan meningkatkan tekanan pada pembuluh darah dan menyebabkan pendarahan didaerah cedera makin menjadi-jadi. Pendarahan yang meningkat ini justru membuat daerah yang terkilir semakin bengkak dan nyeri.

Read More

Begini jadinya bila mulas dan GERD tak segera ditangani!

mulas gerd tidak ditangani

Asam lambung memang kondisi sakit yang dianggap wajar namun jika tidak segera diobati, mulas dan GERD dapat berkembang menjadi penyakit yang serius. Berikut adalah akibat dari mulas dan GERD yang tidak ditangani:

Merusak kerongkongan

Asam lambung yang tidak segera diobati dapat menyebabkan luka pada kerongkongan. Dan berikut adalah luka pada kerongkongan mulai dari yang ringan hingga yang serius:

  1. Esophagitis

Keadaan dimana asam lambung membuat iritasi pada kerongkongan dan mengakibatkan bengkak di dalam salurannya.

  • Tukak

GERD adalah salah satu faktor utama penyebab tukak dan gejala ini ditandai dengan kesulitan menelan, nyeri dada dan hidung berlendir

  • Penyempitan esofagus

Akibat kerusakan yang parah, esofagus lambat laun akan menyempit dan meradang sehingga menyebabkan seseorang tidak bisa menelan makanan. Kondisi radang yang parah akan memunculkan borok dan luka pada kerongkongan. Fase ini biasanya mengakibatkan berat badan turun drastis dan dehidrasi.

  • Esofagus Barrett

Gejala ini merupakan gejala yang paling parah dengan kemungkinan risiko kanker yang lebih tinggi karena jaringan normal memiliki kelainan akibat asam lambung. Karena tidak ada gejala khusus, esofagus Barrett sering tidak teridentifikasi sejak dini.

Meningkatkan risiko kanker pada kerongkongan

GERD yang tidak diobati dan dibiarkan terus menerus akan meningkatkan jumlah asam lambung yang naik ke kerongkongan dan melukai jaringan yang ada di dalamnya. Lambat laun hal ini akan meningkatkan risiko terkena kanker kerongkongan.

Gigi keropos

Gigi keropos dapat juga disebabkan karena mulas. Asam lambung yang naik sampai ke dalam mulut dapat merusak enamel gigi dan membuat gigi berkarang.

Apa yang dapat Anda lakukan agar GERD tidak menjadi parah

Mulas dan GERD sebenarnya dapat dicegah dengan pola makan sehat dan perubahan gaya hidup

–      Makan dengan porsi kecil dan hindari makan sesaat sebelum tidur

–      Tinggikan posisi kepala saat tidur dengan mengganjal punggung dengan bantal

–      Kurangi makan makanan berlemak, minuman beralkohol serta kafein

–      Berhenti merokok

–      Menjaga berat badan ideal

–      Hindari pakaian yang terlalu ketat

–      Konsultasikan kondisi Anda dengan dokter agar dokter dapat merekomendasikan pengobatan GERD dan mulas yang sesuai dengan kesehatan Anda.

Jangan abaikan masalah pada lambung karena jika tidak segera diobati, asam lambung dapat menjadi penyakit yang lebih serius.

Read More

Ini Dia 10 Kebiasaan yang Bisa Bantu Anda Turunkan Berat Badan

turunkan berat badan

Menurunkan berat badan adalah hal yang sangat menantang dan setiap orang mengklaim punya cara terbaik untuk melakukannya. Berdasarkan umur, jenis kelamin, bentuk tubuh, riwayat penyakit, aktivitas fisik, gen, pengalaman diet hingga preferensi makanan seseorang bisa menentukan seberapa besar kemampuan seseorang  untuk menurunkan bobot tubuhnya.

Meskipun tidak ada cara yang dipandang paling sempurna untuk menurunkan bobot tubuh, ternyata ada kebiasaan-kebiasaan khusus yang bisa membantu mereka yang ingin melakukannya. Misalnya dengan mengurangi konsumsi soda dan minuman bergula tinggi. Simak 10 kebiasaan lain yang bisa membantu Anda mengurangi berat badan dan hidup lebih sehat!

  1. Ketahui dari mana Anda memulai. Catat konsumsi makanan Anda selama 3 hari beserta porsinya. Identifikasi seberapa sering Anda makan atau membelinya dari luar
  2. Tentukan target dan rencana Anda. Apa target Anda? Apakah Anda ingin menurunkan berat tubuh agar lebih sehat? Apakah Anda memimpikan celana jins lama Anda muat kembali? Bagaimana Anda mencapainya? Buatlah rencana yang spesifik dan dari hal yang paling mudah.
  3. Identifikasi penghalang Anda dan bagaimana mengatasinya. Sibuk bekerja mungkin akan membuat Anda tidak sempat berolahraga. Solusinya? Bangunlah sejam lebih awal. Tidak punya makanan sehat untuk dimasak? Mulailah dengan berbelanja dan mencari resep.
  4. Identifikasi kebiasaan yang bisa membuat Anda menyantap makanan tak sehat. Apakah Anda suka menonton TV sambil mengemil? Apa Anda sering sengaja tidak makan siang agar bisa makan malam sepuasnya?
  5. Kontrol porsi makan Anda. Pahami porsi yang standar untuk setiap makanan yang Anda santap. Tahukah Anda bahwa satu porsi unggas atau daging adalah 4 ons, atau ukuran setumpuk kartu remi? Atau satu porsi pasta itu hanya 1/2 cangkir?
  6. Bedakan lapar dan tergiur. Anda pasti pernah merasa bingung membedakan mana yang lapar fisik dan mana yang lapar emosional. Apakah Anda cenderung lebih banyak makan saat sedang stres, bosan atau sedih? Cobalah untuk berhenti makan sebelum kenyang karena tubuh baru bisa memberi sinyal untuk berhenti makan setelah 20 menit Anda selesai makan.  Ganti camilan Anda dengan makanan tinggi serat seperti sayuran, gandum dan protein (ikan, unggas dan telur).
  7. Fokuslah pada perubahan yang positif. Mengubah pola kebiasaan membutuhkan waktu setidaknya 3 bulan. Jangan menyerah dan temukan dukungan dari orang-orang terdekat.
  8. Buat aturan 80/20. Patuhlah pada aturan sebanyak 80% dan manfaatkan sisanya sebagai cara untuk menghibur diri. Terlalu ketat pada diri sendiri juga bukan hal yang bagus.
  9. Fokus pada kesehatan. Berjalan, menari, atau berkebun. Temukan aktivitas yang bisa Anda nikmati setiap harinya.
  10. Makanlah dengan perlahan-lahan. Nikmati aroma, rasa dan tekstur setiap makanan yang Anda santap.

Mengubah perilaku memang bukan hal yang mudah apalagi jika Anda berniat menurunkan berat badan. Ambil langkah kecil dan mulailah hari ini untuk meningkatkan kualitas kesehatan Anda.

Read More

Tips menyembuhkan memar dengan cara mudah

cara menyembuhkan memar

Mengapa terjadi memar?

Memar muncul ketika cedera membentuk pendarahan pada pembuluh darah didalam kulit. Darah tersebut menggumpal dan mengakibatkan perubahan pada warna kulit yang ada di lapisan paling atas. Pukulan atau hantaman yang lebih kuat akan menyebabkan memar yang lebih besar yang disebut contusions.

Ketika kondisi Anda membaik, kandungan zat besi didalam darah Anda (hemoglobin), terpecah menjadi beberapa senyawa. Proses inilah yang membuat warna memar memudar:

  • Sesaat setalah cedera. Kulit berubah menjadi merah
  • Setelah sehari atau dua hari kulit berubah menjadi agak keunguan atau hitam dan biru
  • Dalam 5 sampai 10 hari, mulai menghijau atau kuning
  • Lalu dalam 10 sampai 14 hari mulai menjadi coklat kekuning-kuningan atau coklat terang
  • Dan akan hilang total dalam waktu sekitar 2 minggu.

Apa yang dapat Anda lakukan untuk mengatasi memar?

Hawa dingin bisa membantu mengurangi bengkak dan mengurangi ukuran memar. Kompres area yang memar dengan es sekitar 15-20 menit, lalu angkat dan diamkan area selama 30 menit, lalu diulang.

Cara menangani memar

Istirahatkan bagian yang cedera dan naikkan posisinya agar berada diatas level jantung Anda jika memungkinkan. Hal ini dilakukan untuk mencegah pembengkakan dan mencegah memar menjadi lebih melebar. Setelah dua hari, gunakan handuk hangat pada area memar. Konsumsi obat-obatan yang tersedia di apotek, salah satunya obat pereda rasa sakit seperti ibuprofen atau acetaminophen, jika diperlukan.

Memar tulang

Tulang Anda juga terdiri dari jaringan, sehingga sangat mungkin mengalami memar pula. Beberapa cedera yang bisa menyebabkan memar salah satunya adalah akibat kecelakaan mobil, atau kondisi kesehatan seperti radang sendi. Tanda-tandanya sama seperti memar pada umumnya, tetapi lebih sakit dan sembuhnya lebih lama. Namun, cara penanganannya sama dengan memar pada umumnya.

Berikut adalah kondisi memar yang harus Anda konsultasikan kepada dokter

  • Memar yang disertai patah tulang
  • Memar tak kunjung sembuh tapi terus bertambah besar
  • Membuat tangan atau kaki Anda bengkak atau terasa kencang
  • Muncul lebih dari beberapa minggu atau muncul kembali tanpa sebab
  • Jika muncul disekitar mata Anda dan membuat Anda sulit melihat
  • Jika memar berasal ketika kepala, perut, yang terbentur.

Kenapa Anda mudah memar?

Umur, jenis kelamin dan genetik bisa berpengaruh. Semakin Anda bertambah tua, kulit Anda semakin tipis dan kehilangan banyak lapisan lemak pada kulit. Berkurangnya “bantalan” yang melindungi pembuluh darah, membuat mereka mudah rusak. Wanita akan lebih mudah memar daripada laki-laki. Dan ada juga kondisi mudah memar yang diakibatkan faktor genetik.

Apakah mungkin jika memar diakibatkan oleh hal lain?

Beberapa kondisi bisa membuat kulit menjadi berbintik-bintik seperti memar. Keadaan seperti ini yang bentuknya besar disebut purpura. Bagian yang merah dan kecil atau titik ungu disebut petechiae. Masalah ini bisa terjadi karena hal-hal berikut;

  • Kelainan pada proses pembekuan darah seperti hemophilia atau penyakit von Willebrand
  • Penyakit liver seperti cirrhosis
  • Thrombocytopenia (ketika jumlah tombrosit Anda dibawah jumlah normal)
  • Kanker, seperti leukemia, penyakit Hodgkin atau beberapa myeloma.
Read More

Ingin Menenangkan Pikiran, Lakukan Cara Mudah Berikut Ini!

cara menenangkan pikiran

Berbagai aktivitas hingga masalah di sekitar memang kerap menjadi beban yang kadang mengganggu pikiran. Jika Anda ingin mencari cara menenngkan pikiran, beberapa langkah berikut ini mungkin bisa Anda coba lakukan!

  • Bernapas

Kita memang bernapas setiap hari. Tapi ketika bernapas dilakukan dengan lebih hati-hati dan penuh kesadaran, maka ada efek lain yang bisa kita rasakan. Perhatikan ritmenya. Jika Anda mengambil napas pendek dan cepat, cobalah bergerak ke arah yang lebih lambat dan lebih dalam.

  • Melihat Ikan Berenang

Orang-orang yang memiliki akuarium di dalam rumahnya cenderung merasa lebih tenang, santai dan tidak stres. Sebuah penelitian menyebut bahwa semakin banyak komponen makhluk hidup yang ditambahkan, maka semakin bahagia orang yang melihatnya.

  • Berolahraga

Bukan rahasia lagi jika berolahraga bisa membantu tubuh mengeluarkan endorfin yang akan membuat seseorang merasa senang. Olahraga juga bisa meningkatkan mood, fokus dan kualitas tidur Anda.

  • Mendengarkan Musik

Mendengarkan musik bisa menenangkan otak dan membuat jumlah neuron yang terbakar di amygdala berkurang. Musik adalah obat untuk Anda yang mengalami masalah psikis.

  • Menolong Orang Lain

Melakukan sesuatu untuk orang lain ternyata bisa membantu menurunkan tingkat stres sekaligus mengurangi rasa kesepian. Kesehatan jantung hingga respon imunitas tubuh pun bisa meningkat karenanya.

  • Keluar dari Ruangan

Dikelilingi oleh pemandangan alami bisa membantu seseorang berpikir lebih jernih, merasa tenang dan segar. Ketika berada di tempat dengan pemandangan serba hijau, otak tidak perlu bekerja terlalu keras. Ini sangat baik untuk membantu Anda meningkatkan konsentrasi, menurunkan tekanan darah hingga mengurangi tingkat hormon stres.

  • Lakukan Relaksasi Otot

Tubuh dan pikiran memiliki koneksi. Gunaka koneksi ini untuk membantu menenangkan pikiran. Raih kaki atau tangan Anda, tahan selama beberapa saat kemudian lepaskan. Anda akan merasakan bedanya tidak hanya di tubuh tapi juga di pikiran.

  • Berjalan-jalan dengan Hewan Peliharaan

Jika Anda punya seekor anjing, mengajaknya keluar dan berkeliling  di taman dekat rumah atau sekadar bermain-main dengannya akan sangat membantu mengurangi kecemasan, kebingungan dan tekanan pikiran lainnya. Ini adalah manfaat khusus yang didapatkan orang-orang dengan hewan peliharaan.

  • Membayangkan Hal Bagus

Pikirkan satu tempat kesukaan yang bisa membuat Anda merasa bahagia. Bayangkan tempat itu ada di depan Anda dan rasakan bagaimana aroma dan suasana di sana. Audio pendukung juga akan sangat berguna membantu Anda menenangkan diri dengan cara membayangkan tempat-tempat kesukaan Anda.

  • Melakukan Yoga

Latihan pernapasan dalam yoga diketahui akan membantu Anda mengatasi stres dan kecemasan berlebih.

  • Berkreasi

Hobi menggambar, berkebun atau membuat kerajinan tangan? Coba lakukan hal-hal tersebut di waktu luang untuk membantu menghilangkan ketegangan.

  • Istirahatlah

Meskipun sedang tidak bekerja, pikiran bisa saja lelah karena berbagai hal. Cobalah untuk berjalan ringan, mengobrol dengan teman atau sekadar mengosongkan pikiran dari hal-hal yang memberatkan. Ini akan membantu pikiran Anda jadi lebih jernih.

  • Biofeedback

Teknik ini mengajarkan Anda untuk mengendalikan reaksi Anda terhadap stres. Berkonsultasilah dengan terapis, kemudian lakukan pemeriksaan untuk mengetahui gelombang otak, suhu kulit dan pernapasan. Dengan mengetahui seberapa besar tingkat stres, Anda bisa mencari cara paling tepat menanganinya.

Dengan melakukan beberapa langkah menenangkan pikiran di atas, dapatkan kualitas kesehatan mental yang lebuh baik.

Read More

Menjaga Pola Makan Sehat Saat Pesta? Ikuti 11 Langkah Mudah Ini

pola makan sehat saat pesta

Sedang diet tapi diundang ke pesta maupun kondangan? Jangan khawatir, Anda tetap bisa menjaga pola makan sehat agar tidak kalap saat makan prasmanan.

Menu prasmanan yang beraneka ragam terkadang membuat kita lupa diri dan ingin mencoba semuanya. Jangan sampai hal ini justru mengganggu diet Anda.

Ikuti tips  berikut agar tidak kalap saat berada di pesta.

1. Jangan menghabiskan semua makanan

Saat berada di sebuah pesta, hindari mengambil lauk terlalu banyak dalam piring Anda. Pilihlah makanan kesukaan Anda sebelum menambahkan menu yang lain.

2. Beri jeda 10 menit saat makan prasmanan

Setelah selesai makan, jangan langsung makan lagi. Beri ‘kesempatan’ kepada perut Anda untuk memberikan informasi ke otak, apakah masih lapar atau sudah kenyang. Anda bisa menggunakan jeda 10 menit ini untuk meminum air atau memulai pembicaraan ringan dengan orang lain sambil mengecek nafsu makan Anda.

3. Menjaga pola makan sehat dengan duduk jauh dari meja makan

Hindari duduk atau berdiri dekat dengan meja makan. Hal ini akan membuat fokus Anda tertuju pada makanan dan Anda jadi mudah lapar.

4. Jangan pergi ke pesta dengan perut kosong

Jangan pergi ke pesta dengan perut kosong. Paling tidak, makanlah satu buah apel atau sepotong roti. Perut kosong membuat Anda kalap dan ingin menghabiskan segalanya.

5. Kurangi minuman bersoda

Selain membuat perut terasa kembung, minuman manis dan bersoda mengandung kalori yang tinggi. Kandungan gulanya dapat meningkatkan kadar kolesterol dalam darah dan lemak dalam tubuh.

6. Hindari minuman beralkohol saat perut kosong

Meminum minuman beralkohol saat perut Anda sedang kosong akan semakin meningkatkan nafsu makan dan Anda akan kesulitan mengontrol apa yang Anda makan.

7. Perbanyak minum air putih

Ketika sedang di pesta, Anda pasti cenderung memilih minuman yang berwarna dengan rasa yang manis. Tidak apa-apa jika Anda hanya minum 1 – 2 gelas saja, tetapi imbangi dengan minum air putih.

8. Tetap bergerak aktif

Jika pesta yang Anda hadiri mengadakan sesi dansa, Anda bisa ikut bergoyang bersama yang lain untuk menurunkan makanan. Jika tidak ada, Anda bisa berjalan menuju ke kamar kecil atau ke meja lain untuk menyapa teman-teman Anda. Bila memungkinkan, lebih baik gunakan tangga ketimbang lift agar Anda tetap dapat membakar kalori seusai makan prasmanan.

9. Tetap makan sayur untuk menjaga pola makan sehat

Jangan mengabaikan sayuran yang dijadikan hiasan pemanis di piring lauk. Anda bisa memakannya untuk mencukupi kebutuhan serat.

Nah, semoga tips di atas bisa membantu menjaga pola makan Anda ketika datang ke kondangan!

Read More

Jangan Salah, Ini Dia Cara Pengobatan Sembelit Yang Tepat

cara pengobatan sembelit

Sebenarnya, kebanyakan kasus sembelit bukanlah sebuah masalah kesehatan serius yang memerlukan penanganan dan perawatan khusus dari dokter. Akan tetapi, jika terus terjadi berulang-ulang, ada baiknya Anda melakukan konsultasi untuk mengetahui penyebab yang mengakibatkan sembelit atau konstipasi terus berulang Anda alami.

Pemeriksaan untuk Sembelit
Jika sembelit sudah terasa sangat mengganggu, Anda memang akan dianjurkan untuk memeriksakan diri ke dokter. Selama pemeriksaan fisik, dokter akan memeriksa perut Anda apakah ada tanda-tanda sesuatu mengeras serta melakukan pemeriksaan melalui dubur.

Selain itu, dokter juga dapat mengambil sampel darah dan memeriksa usus Anda dengan sigmoidoskopi atau kolonoskopi, tabung fleksibel dengan kamera video yang dimasukkan ke dalam rektum. Anda mungkin juga membutuhkan barium enema, yang bekerja melapisi lapisan usus sehingga dapat dilihat pada X-ray.

Pengobatan untuk Konstipasi
Sebagian besar kasus konstipasi atau sembelit akan lebih mengarah pada respons pengobatan konservatif, seperti pengaturan pola makan, olahraga, atau penggunaan obat pencahar ringan.

Begitu pula dengan dokter yang akan memulai perawatan dengan merekomendasikan Anda untuk lebih banyak mengonsumsi serat pada kombinasi makanan Anda. Obat pencahar yang dijual bebas umumnya aman digunakan, tetapi perhatikanlah sedikit efek samping yang mungkin terjadi. Seperti halnya obat yang dijual umum lainnya, sangat penting untuk membaca instruksi pada label obat dengan hati-hati. Pastikan untuk meminum obat sesuai anjuran pada label, dan tidak melebihi dosis maksimum. Obat pencahar yang berlebihan dapat menyebabkan efek samping yang serius.

Selain mengubah pola makan, dokter juga akan mendorong Anda untuk meluangkan waktu yang cukup untuk melakukan aktivitas fisik seperti olahraga untuk membantu kerja dari organ pencernaan termasuk usus. Anda juga akan dilarang untuk melakukan kebiasaan menahan atau menekan keinginan untuk buang air besar.

Untuk sembelit parah yang terjadi pada remaja atau orang dewasa, dokter biasanya akan merekomendasikan asupan gula yang tidak dapat dicerna yang disebut lactulose atau larutan elektrolit yang diformulasikan secara khusus. Polietilen glikol (MiraLAX) tersedia tanpa resep untuk penggunaan jangka pendek untuk sembelit pada remaja dan orang dewasa. Namun, perhatikan untuk obat-obat seperti linaclotide (Linzess), lubiprostone (Amitiza), dan plecanatide (Trulance) yang merupakan obat resep untuk penggunaan jangka panjang dalam konstipasi kronis pada orang dewasa dan orang tua.

Perlu diingat, pengobatan konstipasi atau sembelit dengan obat pencahar yang dijual bebas umumnya aman, dengan sedikit efek samping yang mungkin ditimbulkan. Namun, seperti halnya dengan obat yang dijual bebas lainnya, jangan sepelekan untuk membaca instruksi pada label obat dengan hati-hati, minum obat sesuai anjuran pada label, dan tidak melebihi dosis maksimum.

Khusus untuk kondisi impaksi tinja (sejenis sembelit yang lebih serius) yang biasa menyerang lansia dan orang cacat, dokter biasanya akan melakukan tindakan untuk melepaskan bahan yang mengeras di rektum dengan memasukkan jari yang bersarung tangan. Kemudian, ia akan memecah tinja yang mengeras secara manual.

Read More

Diare, Apa Penyebabnya?

penyebab diare

Diare memang selalu menyebabkan rasa tidak nyaman, tidak tenang, dan tubuh lemas. Namun, tidak bisa dipungkiri, penyakit yang disebabkan permasalahan pencernaan merupakan penyakit yang sangat umum terjadi. Berdasarkan WebMD, rata-rata orang dewasa dapat mengalami diare hingga empat kali dalam setahun. Berbeda dengan orang dewasa, anak-anak biasanya memiliki risiko mengalami diare sebanyak 7 hingga 15 kali, khususnya pada balita.

Beragam penyebab dari faktor harian seperti makanan, obat-obatan, atau stres dapat menjadi penyebab terjadinya diare. Namun, diare kadang-kadang dapat pula menjadi tanda pada kondisi medis tertentu. Berikut ini adalah beberapa beberapa pemicu umum yang menjadi penyebab diare terjadi dan bagaimana cara untuk bisa mengatasinya.

Bakteri Penyebab Diare
Bakteri merupakan organisme yang hidup berdampingan dengan manusia. Beberapa di antaranya memiliki manfaat bagi tubuh, tetapi ada pula yang memberikan dampak buruk bagi kesehatan manusia. Salah satu di antaranya adalah dampak untuk kesehatan organ pencernaan akibat kesalahan mengonsumsi makanan. Pasalnya, bakteri dapat hidup dan berkembang biak dengan subur dalam daging mentah, telur, kerang, dan susu yang tidak dipasteurisasi.

Untuk mengurangi risiko diare terkait bakteri, Anda perlu memasak daging, unggas, dan telur hingga matang sepenuhnya. Jangan lupa untuk selalu mencuci tangan, peralatan, dan membersihkan tempat Anda memasak. Selain itu, pastikan juga untuk selalu menyimpan makanan di tempat yang dingin dan jangan biarkan makanan berada dalam suhu kamar lebih lama dari waktu yang seharusnya.

Selain itu, jika Anda sering makan di luar rumah, pastikan juga untuk memilih tempat makan yang bersih dan memiliki sertifikat kebersihan dan keamanan dapur yang baik. Dengan begitu, bisa dipastikan makanan yang Anda konsumsi benar-benar bersih.

Virus Penyebab Diare
Beberapa infeksi virus juga dapat menjadi penyebab terjadinya diare dan muntah. Virus penyebab diare dan muntah ini sangat mudah untuk menular. Bahkan, bisa sangat dengan cepat berpindah dari tangan yang tidak sering dibersihkan. Selain itu, minum dari wadah yang sama, makan dari peralatan makan yang sama, dan menggigit makanan yang sama juga dapat berisiko memberikan jalan bagi virus untuk masuk ke perut Anda.

Sama seperti pencegahan diare yang disebabkan bakteri, Anda dapat menghindari virus penyebab diare dengan selalu mencuci tangan, membersihkan dapur, dan membatasi diri dari membagi makanan bersama. Apalagi jika Anda atau seseorang yang Anda kenal sedang mengalami diare, pastikan untuk tidak membagi makanan atau minuman dari wadah yang sama.

Penyebab Diare Saat Traveling
Delhi Belly dan Montezuma’s Revenge adalah dua sebutan untuk pengalaman tidak menyenangkan yang dialami para pelancong. Bergantung pada negara yang dikunjungi, sekitar 30% dan 70% traveler mengalami serangan diare dan muntah akibat kontaminasi dari makanan lokal atau air kotor. Jika Anda bepergian ke negara berkembang, hindari untuk mengonsumsi makanan dari produk mentah dan minum air langsung dari keran. Makanlah hanya makanan yang dimasak yang disiapkan di dapur yang bersih dan minum dari air minum kemasan. Bahkan, pertimbangkan untuk menyikat gigi dengan air keran. Meskipun begitu, Anda tidak perlu terlalu khawatir, sebab diare yang dialami pelancong biasanya hanya berlangsung selama sakitar 12 jam saja.


Diare Kronis
Pada beberapa kasus, diare juga dapat menjadi penyakit yang cukup serius dan tidak hilang dengan sendirinya. Diare kronis memiliki banyak kemungkinan penyebab, mulai dari efek samping obat, alergi, hingga intoleransi terhadap makanan tertentu. Penyakit diare yang persisten dan berulang-ulang juga bisa menjadi tanda adanya kondisi kesehatan yang serius.

Mengatasi Diare
Hal utama yang harus diperhatikan adalah rehidrasi tubuh. Air memang dapat menggantikan cairan tetapi tidak dapat mengatasi hilangnya elektrolit melalui diare. Elektrolit ini merupakan mineral yang dapat membantu tubuh Anda mengelola kadar cairan, aktivitas otot, dan beragam fungsi penting lainnya. Anda dapat mengonsumsi sup dan kaldu dengan natrium, minuman dengan kandungan buah-buahan atau cairan rehidrasi seperti Ceralyte, Oralyte, atau Pedialyte. Namun, perlu diingat bahwa tidak disarankan untuk menggunakan minuman olahraga dalam mengatasi dehidrasi setelah diare.

Selanjutnya, perhatikan pula asupan makanan bergizi dengan memilih makanan yang hambar dan bersih. Ketika Anda sedang diare, makanan yang sangat bisa diandalkan untuk menenangkan perut adalah sup dan kaldu. Ketika Anda merasa tubuh Anda sudah siap, Anda dapat menambahkan daging tanpa lemak, yogurt, buah-buahan, sayuran, dan karbohidrat kompleks seperti nasi, kentang, dan roti.

Pastikan juga untuk selalu menghindari pemicu makanan. Untuk mengakhiri diare, hindari makanan dan minuman yang mengandung kafein dan banyak kandungan gula. Selain itu, pastikan pula untuk menghindari makanan pengganti gula dan makanan yang digoreng atau berlemak. Istirahatkan juga tubuh dari makanan berserat tinggi, makanan pedas, produk susu, dan makanan yang diketahui membuat perut bergas, seperti kacang-kacangan, brokoli, dan kol.

Terakhir, jangan lupa untuk selalu mencuci tangan kapan pun dan di mana pun. Ketika Anda mengalami diare, cucilah tangan lebih sering daripada biasanya, khususnya setelah pergi ke kamar mandi dan sebelum makan. Jangan sampai Anda menularkan penyakit ini pada keluarga dan teman-teman. Jangan lupa pula untuk selalu memerhatikan gejala yang Anda rasakan dan pastikan diri Anda tetap terhidrasi serta mendapatkan asupan gizi cukup sampai diare sembuh. Jika masalah berlanjut lebih dari dua hari, segera dapatkan bantuan medis.

Read More

Tips Menjaga Keamanan Anak-Anak Saat Olahraga

tips menjaga keamanan anak saat olahraga

Ketika anak-anak bermain sepeda atau bola, mereka hanya memikirkan cara bersenang-senang dan memberikan tendangan atau kayuhan sepeda yang cepat dan kencang. Tanpa disadari, hal tersebut merupakan penyebab umum kecelakaan hingga cedera olahraga yang terjadi pada anak-anak. Perlu diketahui, bersepeda, bola basket, sepak bola, berseluncur, baseball, softball, dan bermain di taman bermain serta melompat di trampolin adalah deretan olahraga favorit dan kegiatan rekreasi yang banyak menimbulkan cedera pada anak-anak usia 5-12 tahun.

Menurut sebuah penelitian yang diterbitkan dalam edisi November/Desember 2001 dalam Journal of American Academy of Orthopedic Surgeons, ruang gawat darurat rumah sakit dan klinik di Amerika Serikat menangani setidaknya sekitar 2,2 juta kasus patah tulang, dislokasi, dan cedera otot pada anak-anak yang mengalami kecelakaan pada kegiatan rekreasi di tahun 2000.

John M. Purvis, MD, seorang asisten profesor klinis bedah ortopedi dan rehabilitasi di Universitas Mississippi Medical School di Jackson mengungkap bahwa otot, tulang, ligamen, dan tendon anak-anak yang masih masih bertumbuh kerap menyebabkan anak-anak lebih mungkin mengalami cedera daripada orang dewasa. Ditambah lagi dengan kegiatan bermain anak-anak yang kadang-kadang lebih berisiko.


Bermainlah dengan Aman
Aktivitas fisik seperti olahraga sangatlah penting untuk perkembangan dan pertumbuhan anak-anak. Akan tetapi, penekanan mengenai pentingnya mengikuti panduan keselamatan dan menggunakan alat pelindung juga harus diimbangi agar angka cedera olahraga pada anak dapat berkurang. Itulah sebabnya pengawasan untuk mengajak anak bermain dengan aman sangat penting untuk selalu dilakukan oleh orangtua dan guru.

Hal pertama yang harus dipastikan sebelum anak masuk ke dalam lapangan bermain adalah pemeriksaan kondisi fisik. Selain itu, anak-anak juga harus memahami beberapa arahan lain, seperti:

  • Mengetahui dan mengikuti aturan olahraga.
  • Mengenakan perlengkapan pelindung yang tepat–seperti pelindung tulang kering untuk sepak bola, helm ketika menghadapi pitcher baseball, atau sepatu yang sesuai serta dikenakan dengan benar apa pun olahraganya.
  • Mengetahui cara menggunakan peralatan olahraga.
  • Melakukan pemanasan sebelum bermain.
  • Hindari bermain ketika lelah atau sakit.


Olahraga Sekolah pada Remaja
Berbeda dengan anak-anak yang mengalami cedera karena jatuh dari sepeda, trampolin, atau skuter, anak-anak remaja biasanya akan mengalami luka dan cedera ketika pendapatkan benturan keras saat bertabrakan di pertandingan basket atau sepak bola. Cedera olahraga yang terjadi para remaja di sekolah itu harus mendapat perhatian lebih. Pasalnya, struktur tulang remaja belum sepenuhnya matang. Hal ini membuat mereka lebih rentan mengalami berbagai jenis cedera dibandingkan dengan atlet yang lebih tua. Bahkan, para atlet muda di sekolah juga dapat menderita osteochondritis (peradangan tulang rawan) dan spondylolisthesis (suatu kondisi di mana tulang belakang bergeser ke depan).

Jangan Sepelekan Cedera
Meskipun cedera tampak ringan, anak-anak dan remaja memerlukan perhatian medis yang cepat dan tepat. Para orangtua dan pelatih juga tidak boleh memaksa mereka yang mengalami cedera untuk melanjutkan aktivitas karena berisiko menyebabkan kerusakan permanen dan hingga penyakit yang serius, seperti osteoarthritis.

Perlu diingat bahwa keparahan sebuah cedera tidak hanya dapat dilihat dari seberapa parah rasa sakit yang timbul saat luka terjadi. Cedera ringan seperti jari yang terkilir bisa menyakitkan, sedangkan cedera serius seperti gegar otak atau cedera leher tidak menimbulkan rasa sakit yang parah. Jangan heran jika dokter akan memperlakukan pasien dengan cedera kepala lebih serius. Apalagi jika mereka mengalami kehilangan memori, sakit kepala, atau mual saat berlari.

Read More