Category Uncategorized

Jangan Geer Dulu, Ini Alasan Dia Stalking Mantan

Sering stalking mantan justru dapat memperburuk suasana hati karena merugikan diri sendiri

Ketika hubungan percintaan kandas, apalagi dengan cara yang tidak wajar, seseorang mungkin masih akan terus memendam rasa kepada mantan pasangannya. Beberapa di antara mereka ada yang mendendam, sebagian lagi mungkin mencoba melupakan. Namun, dari kedua tipe mantan di atas, semuanya tak bisa begitu saja pergi tanpa pernah sekali pun stalking mantan.

Pada dasarnya stalking mantan adalah hal yang wajar apabila tidak disertai dengan tendensi yang merugikan salah satu pihak. Mungkin, suatu waktu Anda akan melihat notifikasi dari mantan pacar Anda baru saja mengunjungi profil atau menyukai foto media sosial Anda. Jangan langsung baper atau gede rasa. Siapa tahu itu cuma ketidaksengajaan atau kebetulan saja.

Lagi pula, beberapa alasan di bawah ini bisa menjadi alasan bagi Anda tak perlu bawa perasaan (baper) atau gede rasa (geer) berlebihan ketika Anda tahu si dia baru saja melakukan stalking mantan. Berikut di antaranya:

  • Cuma Lagi Bosan

Jangan gede rasa (geer) terlebih dahulu kalo tiba-tiba kamu tahu mantanmu baru stalking akun media sosialmu. Siapa tahu, dia cuma lagi bosan dengan aktivitasnya dan tidak sengaja “mampir” ke profilmu.

  • Cari Perbandingan

Dalam sebuah hubungan yang hancur, pasti ada salah satu pihak yang merasa menjadi korban atas situasi tersebut. Biasanya, mereka yang merasa menjadi korban tidak akan semudah “pelaku” dalam melupakan hubungan sebelumnya.

Stalking mantan mungkin akan sering dilakukan oleh mereka yang merasa menjadi korban. Namun, aktivitas itu mungkin hanya digunakan mereka untuk mencari-cari perbedaan di antara keduanya, sekaligus membandingkan kehidupan barunya dengan kehidupan baru mantannya.

Semisal apakah Anda lebih bahagia dibanding dirinya atau semisal sudah sama-sama memiliki pasangan baru, bisa saja stalking mantan dijadikan sebagai ajang membandingkan dirinya dengan pasangan Anda saat ini.

Untuk itu, posting saja apa pun yang membuatmu bahagia yang penting kamu tidak ada maksud untuk memanas-manasi siapapun.

  • Mengirim “Pesan” Tersembunyi

Alasan stalking mantan bisa menjadi sangat serius. Saat putus, mungkin perasaan canggung, malu, atau tidak enak akan kembali muncul di antara Anda dan mantan. Ketika kondisi ini muncul, sementara mungkin si dia sudah tidak mampu lagi menahan hasratnya, dia mungkin akan mengirimkan “pesan” tersembunyi melalui stalking mantan.

Modus ini bisa diperkirakan dengan melihat gelagatnya. Jika biasanya seseorang yang melakukan stalking berusaha sebisa mungkin agar tidak ketahuan, mantanmu mungkin bakal dengan sengaja “meninggalkan jejak”. Seperti menaruh like di unggahan lamamu, misalnya.

Hal-hal seperti itu mungkin saja bisa dilakukan ketika mantan sudah tidak sanggup lagi mengirim pesan langsung kepada Anda.

  • Kepo dengan Keadaanmu Sekarang

Perasaan kangen mungkin wajar jika timbul di antara dua orang yang sudah tidak lagi berhubungan dengan intens. Di saat rasa rindu itu timbul, biasanya orang akan mencari cara untuk menuntaskannya. Namun, di satu sisi, mungkin juga ada rasa malu atau gengsi yang jauh lebih besar sehingga hasrat untuk itu harus urung dilakukan.

Stalking mantan muncul jadi solusi. Seseorang tak perlu bersusah payah membunuh ego atau rasa gengsi di dalam dirinya untuk mengetahui kabar terbaru dari mantannya. Dengan masuk menyelinap ke halaman profil Anda, mantanmu bisa segera mendapatkan jawaban dari rasa ingin tahunya. Mulai dari aktivitas Anda sekarang, pacar Anda sekarang, ataupun rencana Anda selanjutnya.

Itulah beberapa kemungkinan yang masuk akal mengapa Anda tidak harus baper atau geer berlebihan ketika si dia baru saja melakukan stalking mantan. Di sini sebaiknya Anda bersifat cool atau elegan. Tidak perlu menanggapinya secara berlebihan. Dengan begitu, Anda bisa tetap menjaga jarak aman dengan mantan Anda.

Read More

Kenali Gula Rafinasi

Gula, dalam segala bentuk, adalah karbohidrat sederhana yang diubah tubuh Anda menjadi glukosa dan digunakan sebagai energi. Tetapi efeknya pada tubuh dan kesehatan Anda secara keseluruhan tergantung pada jenis gula yang Anda makan, baik yang alami atau yang rafinasi.

Gula alami ditemukan dalam buah sebagai fruktosa dan produk susu, seperti susu dan keju, sebagai laktosa. Makanan dengan gula alami memiliki peran penting dalam diet pasien kanker dan siapa pun yang berusaha mencegah kanker karena mereka memberikan nutrisi penting yang menjaga tubuh Anda tetap sehat dan membantu mencegah penyakit.

Gula rafinasi berasal dari tebu atau bit gula, yang diproses untuk mengekstraksi gula. Gula rafinasi biasanya ditemukan sebagai sukrosa, yang merupakan kombinasi glukosa dan fruktosa. Gula rafinasi merupakan gula yang telah diproses, berbeda dengan gula alami yang ditemukan dalam buah dan susu. Gula rafinasi yang paling umum adalah gula pasir, atau sukrosa, tetapi ada juga gula bubuk, sirup dan gula olahan alami.

Tahukah Anda bahwa sebagian besar makanan olahan yang Anda makan memiliki kalori dan gula dan sedikit nilai gizi? Sebaliknya, buah dan susu tanpa pemanis memiliki vitamin dan mineral. Susu juga mengandung protein dan buah memiliki serat, yang membuat Anda merasa kenyang lebih lama.

Seberapa banyak gula yang sudah ada dalam darah Anda akan menentukan bagaimana tubuh Anda menggunakan gula tersebut. Jika Anda sudah memiliki banyak gula dalam sistem Anda, maka apa yang baru saja Anda cerna akan membentuk lemak atau glikogen, bentuk penyimpanan glukosa yang digunakan untuk energi cepat.

Namun kebanyakan orang mengkonsumsi makanan yang menggunakan lebih banyak gula rafinasi, yang mengakibatkan meningkatnya tingkat obesitas di kalangan orang dewasa dan anak-anak.

Berikut jenis-jenis gula rafinasi:

  • Gula pasir

Gula pasir adalah jenis gula rafinasi yang paling umum. Gula ini dikonsumsi oleh banyak orang secara teratur dan ditemukan di sebagian besar rumah.

  • Gula bubuk

Gula bubuk, atau gula putih, adalah jenis lain dari gula rafinasi yang biasa ditemukan di rumah. Gula bubuk memiliki tekstur lebih halus dari jenis gula halus lainnya.

Gula rafinasi memiliki 0 kalori, yang berarti kekurangan nutrisi dan mineral lainnya. Selain itu, konsumsi gula yang berlebihan akan menyebabkan masalah kesehatan untuk Anda. Segera kurangi konsumsi gula untuk menjaga kesehatan.

Read More

Tidur Tanpa Bantal, Apa Saja Manfaatnya?

Manfaat tidur tanpa bantal mulai dari memperbaiki postur tubuh hingga mencegah nyeri punggung.

Setiap orang punya cara tidur yang berbeda. Ada yang menggunakan bantal, ada yang menggunakan bantal dan guling, bahkan ada yang tidak menggunakan bantal atau guling. Sebagian orang butuh bantal untuk menyandarkan kepala ketika tidur. Namun, sebagian orang tidur tanpa bantal karena memberikan manfaat yang baik bagi tubuh.

Manfaat Tidur Tanpa Bantal

Anda juga bisa menerapkan pola tidur seperti ini agar dapat membantu menjaga kesehatan tubuh secara alami. Tidak hanya posisi yang teratur ketika tidur, namun Anda juga bisa tidur tanpa bantal karena manfaat yang diberikan adalah sebagai berikut:

  1. Memperbaiki postur tubuh

Manfaat utama jika manusia terapkan pola tidur seperti ini adalah memperbaiki postur tubuh. Walaupun bantal memberikan kenyamanan pada kepala, manusia juga perlu coba untuk tidur tanpa bantal supaya kepala dan badan selaras.

Manusia memiliki postur tubuh yang bagus. Dari sisi samping kepala dan badan memang perlu ditegakkan. Oleh karena itu, tidur tanpa bantal bisa menjadi cara ideal untuk memperbaiki postur tubuh. Manusia juga dapat tidur tengkurap, namun perlu meletakkan bantal di atas punggung supaya postur tubuh terlihat lebih baik.

  1. Mencegah nyeri leher

Manfaat lain yang diperoleh jika manusia terapkan tidur tanpa bantal adalah mencegah nyeri leher. Leher juga penting untuk dijaga. Oleh karena itu, ketika tidur, leher juga perlu dalam posisi lurus, sama seperti punggung.

Jika manusia tidur dengan bantal, manusia bisa berpotensi mengalami nyeri leher karena manusia cenderung memalingkan kepala ke kiri atau kanan sehingga terjadi peregangan sendi leher dan otot.

  1. Mencegah nyeri punggung

Tidur tanpa bantal juga dapat mencegah nyeri punggung. Nyeri punggung terjadi karena postur tubuh yang tidak teratur. Hal ini disebabkan oleh berbagai hal, salah satunya termasuk tidur dengan menggunakan bantal yang tidak sesuai. Lengkungan tulang belakang tergantung pada penggunaan bantal.

  1. Memperbaiki posisi tulang

Manfaat lain yang diperoleh dari tidur tanpa bantal adalah mampu memperbaiki posisi tulang. Nyeri pada tulang dipengaruhi oleh aktivitas manusia. Oleh karena itu, tidur tanpa bantal dapat menenangkan tulang setelah manusia menjalankan serangkaian aktivitas.

  1. Mencegah stres

Anda dapat mencoba tidur tanpa bantal karena dapat mengurangi stres. Jika Anda menggunakan bantal ketika tidur, Anda sangat memungkinkan perlu ganti posisi kepala dan akan merasa gelisah sehingga mengakibatkan stres.

  1. Mencegah jerawat pada kulit

Anda sangat dianjurkan untuk tidur tanpa bantal karena dapat mencegah terjadinya jerawat pada kulit. Jika manusia menggunakan bantal, kemungkinan mereka akan mengalami jerawat karena bantal merupakan tempat berkembang biaknya bakteri.

  1. Mengurangi alergi

Manfaat lain yang diperoleh jika manusia tidur tanpa bantal adalah mengurangi alergi. Seiring waktu, debu, bakteri, dan kotoran lainnya masuk ke dalam bantal sehingga dapat menyebabkan alergi di dalam tubuh.

  1. Mencegah sindrom datar kepala bayi

Tidur tanpa bantal juga efektif dapat mencegah sindrom datar kepala bayi. Jika bayi sering menggunakan bantal, mereka kemungkinan tumbuh dengan kepala datar di satu sisi.

Itulah manfaat yang diperoleh yang baik bagi tubuh. Anda dapat mencobanya jika ingin menerapkan pola hidup yang sehat. Penggunaan bantal secara berlebihan akan berpotensi mengalami gangguan pada tubuh seperti nyeri pada leher atau punggung.

Oleh karena itu, sangat penting untuk menjaga kondisi tubuh. Salah satu cara yang dapat dilakukan adalah tidur tanpa bantal. Jika Anda mengalami gangguan pada tubuh seperti nyeri punggung, yang disebabkan oleh posisi tidur yang tidak teratur, Anda dapat berkonsultasi dengan dokter untuk memperbaiki masalah pada tubuh.


Read More