Cara Memencet Jerawat yang Aman Bagi Kulit

Jerawat merupakan masalah kulit yang paling sering dialami oleh banyak orang. Meski tidak dianjurkan, banyak orang memencet jerawat di wajah sebab ingin segera menghilangkannya. Padahal, memencet jerawat tidak disarankan oleh dokter, lho. Memencet jerawat bisa menimbulkan berbagai risiko pada kulit seperti bekas jerawat permanen yang tidak bisa hilang, peradangan jerawat yang semakin parah, serta infeksi kulit melebar. Untuk itu, sebaiknya jerawat dibiarkan pecah secara alami. Jika memang Anda tidak tahan untuk memencet jerawat, pastikan lakukan dengan benar. Berikut ini cara memencet jerawat yang aman bagi kulit. Ikuti langkah-langkahnya dengan seksama, ya!

jerawat
  1. Pastikan jerawat sudah matang

Jerawat yang bisa dipencet hanya yang sudah matang saja. Bagaimana cara mengetahui jerawat sudah matang atau belum? Pada jerawat matang, terdapat titik putih di tengahnya. Titik putih ini disebut sebagai mata jerawat. Jika mata jerawat sudah mengintip ke luar permukaan kulit, maka dapat dipastikan jerawat tersebut telah matang.

  • Siapkan alat-alat untuk memencet jerawat

Langkah selanjutnya yaitu menyiapkan alat-alat yang akan digunakan untuk memencet jerawat. Alat-alat tersebut ialah jarum steril, kapas, toner, sabun pembersih muka, dan handuk bersih. Letakan dekat dengan Anda sehingga alat-alat tersebut mudah dijangkau selama proses memencet jerawat.  

  • Cuci tangan sebelum memencet jerawat

Sebelum mulai memencet jerawat, Anda harus memastikan tangan bersih dari kuman. Meski Anda tidak diperbolehkan menyentuh jerawat menggunakan tangan langsung, namun kebersihan pada tangan tetap penting. Cuci tangan menggunakan air mengalir dan sabun. Setelah itu, keringkan menggunakan handuk bersih.

  • Gunakan jarum yang steril untuk menusuk jerawat

Setelah mencuci tangan, Anda pun siap untuk mulai memencet jerawat. Ambil jarum yang telah disiapkan. Jarum yang digunakan harus baru (belum pernah dipakai sebelumnya) dan steril. Letakkan jarum sejajar dengan permukaan kulit. Setelahnya, tusuk perlahan mata jerawat menggunakan ujung jarum hingga menembus ke dalam. Cabut jarum dengan seksama agar tidak membuat luka lebar di wajah.

  • Tekan jerawat secara perlahan

Setelah menusuk jerawat, langkah selanjutnya adalah memencetnya. Gunakan kapas bersih yang sudah disiapkan untuk melapisi jari. Tekan kedua sisi jerawat dengan bersamaan sampai mata jerawat mengeluarkan cairan nanah berwarna putih. Apabila ketika dipencet jerawat mengeluarkan darah saja atau cairan bening saja, segera hentikan proses tersebut karena jerawat yang Anda pencet belum matang.

  • Bersihkan muka dengan sabun pembersih

Langkah terakhir yaitu dengan membersihkan wajah setelah memencet jerawat. Cuci wajah menggunakan sabun pembersih muka, bilas bersih, kemudian keringkan menggunakan handuk. Setelah itu, berikan toner pada wajah menggunakan kapas. Jerawat akan mengempis keesokan harinya. Anda bisa menambahkan perawatan khusus dengan memberikan krim sebagai obat jerawat. Oleskan secara tipis pada bekas pencetan jerawat guna menghindari iritasi. Krim yang disarankan untuk digunakan seperti salep bacitracin yang mengandung benzoil peroksida atau asam salisilat. Obat ini akan membantu membunuh bakteri penyebab jerawat. Pastikan cara memencet jerawat yang Anda lakukan sudah benar agar tidak terjadi iritasi kulit. Akan tetapi, masih banyak cara lain untuk menghilangkan jerawat di wajah tanpa perlu memencetnya. Anda bisa  mengompres jerawat menggunakan air hangat sehingga mempermudah proses pecahanya jerawat secara alami. Selain itu, anda bisa menggunakan obat khusus jerawat. Konsultasikan dengan dokter untuk mendapatkan obat yang tepat sesuai tipe jerawat pada wajah Anda.

Leave a reply

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <s> <strike> <strong>