Apa Saja Manfaat Penggunaan Emolien?

Emolien merupakan bagian penting rencana perawatan bagi orang-orang yang menderita psoriasis. Emolien ini dapat berbentuk krim, salep, pelembap, dan berbagai macam produk lain yang bertujuan dalam membantu mencegah kulit kering, dan memberikan berbagai manfaat lainnya. Selain mengatasi kulit kering dan iritasi, emolien juga dapat mengurangi kulit bersisik dan gatal serta membantu mengatur pertumbuhan dan penanggalan sel-sel kulit yang terjadi pada mereka yang menderita psoriasis. Produk ini juga dapat melembutkan plak dan kulit yang pecah-pecah, meningkatkan fungsi pelindung kulit, dan mengatasi peradangan.

Manfaat penggunaan emolien

Banyak orang memiliki kulit kering, mudah iritasi dari waktu ke waktu, terutama pada musim dingiin ketika udara kering dan dingin. Anda juga dapat memiliki kulit kering akibat terlalu sering mencuci tangan, atau bekerja menggunakan zat-zat kimia keras. Emolien sangat efektif dalam menenangkan dan menyembuhkan kulit kering akibat banyak sebab, seperti eksim, psoriasis, atopic dermatitis, diabetes, penyakit ginjal, hingga hypothyroidism. Emolien dapat merawat kondisi-kondisi ini dan iritasi kulit lain, seperti luka bakar akibat perawatan radiasi dan ruam popok. Kondisi lain yang menyebabkan kulit kering yang dapat dirawat menggunakan emolien di antaranya adalah:

  • Menggunakan air yang sangat panas saat mandi
  • Sering mandi dalam waktu yang lama
  • Tangan terpapar air dalam waktu yang lama saat Anda mencuci piring
  • Berada di dekat sumber panas dalam waktu yang lama
  • Menggunakan sabun atau produk pembersih yang keras atau dapat membuat kulit kering dengan mudah
  • Paparan sinar matahari berlebih

Tidak peduli apa penyebabnya, kulit yang kering, gatal, dan iritasi dapat menyebabkan rasa tidak nyaman. Bahkan, bukaan pada kulit akibat Anda sering menggaruknya dapat menyebabkan pendarahan dan menjadi terinfeksi. Emolien dapat membantu Anda mengontrol gejala dan menyembuhkan kondisi kulit tersebut.

Bahan yang harus ada dalam emolien agar efektif

Istilah “emolien” mengacu pada produk, seperti pelembap, atau bahan yang ada di dalam suatu produk. Kombinasi bahan yang ada di produk emolien akan menentukan kegunaan dan seberapa efektif produk tersebut. Bahan kunci dalam sebuah produk pelembap adalah humektan dan agen oklusif. Humektan dapat menguatkan cara permukaan kulit menyimpan air. Contoh humektan di antaranya adalah gliserin, urea, dan asam pyrrolidine carboxylic. Zat-zat tersebut akan menarik air dari udara dan lapisan bawah kulit untuk melembapkan permukaan kulit. Sementara itu, agen oklusif memperlambat hilangnya air dengan menambah lapisan minyak di permukaan kulit. Contohnya adalah petroleum, lilin, minyak, dan silicon. Seorang diri, bahan-bahan tersebut akan terasa lengket di permukaan kulit, sehingga produsen produk menambahkannya dengan zat lain. Hal ini akan membuat produk lebih mudah dioleskan sekaligus membantu bahan menembus permukaan kulit dengan lebih mudah.

Perbandingan minyak, atau lipid, dan air akan menentukan seberapa kental sebuah produk. Losion memiliki kandungan lipid yang rendah, dibandingkan dengan salep. Emolien dengan kandungan lipid yang tinggi lebih berminyak dan lengket. Produk yang lebih kental cocok untuk orang-orang yang menderita psoriasis, karena dapat lebih baik mencegah kulit kering.

Untuk kasus psoriasis, dokter akan meresepkan krim dan salep topikal yang mengandung satu atau lebih bahan berikut ini, seperti kortikosteroid, asam salisilat, vitamin D sintetis, tazarotene, anthralin, pimecrolimus, dan tacrolimus. Emolien dalam bentuk salep ini memiliki banyak efek yang beragam, termasuk mengurangi peradangan hingga melembutkan kulit ataupun bahan-bahan yang dapat menyerap kulit lebih dalam.

Tags:  

Leave a reply

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <s> <strike> <strong>